Setitik Hikmah dari Sebaik-baik Kisah

Rp40,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message IG/FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Setitik Hikmah dari Sebaik-baik Kisah/2/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/0812345678

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BJB: 0101270221100 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Non Fiksi – Islami

JUDUL BUKU:
Setitik Hikmah dari Sebaik-baik Kisah

PENULIS:
Roni Haldi Alimi

EDITOR:
Resa Awahita

DESAIN SAMPUL:
Sllnprl, pixabay

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
85 Halaman

DIMENSI:
14 x 20 cm

ISBN:
978-623-338-223-6

E-ISBN:
978-623-338-224-3


SINOPSIS:

Kebaikan dan keburukan tak bisa ditutup-tutupi. Keduanya akan tersingkap lebar terbuka diketahui. “Sepandai-pandai tupai melompat, suatu saat akan jatuh juga. Sepandai-pandai menyimpan bangkai, suatu saat baunya akan tercium juga.” Serapih apa pun bangkai keburukan ditutupi, tetap saja bau busuknya menyengat menyebar tercium kemana-mana…

Puluhan tahun ternyata ampuh mengosongkan ingatan sepuluh saudara seayah lagi serumah dari Nabi Yusuf alaihi salam. Inagatan akan perbuatan buruk nan licik berujung makar jahat penyingkiran Yusuf saat kecil dari hangatnya kasih sayang sang ayah tercinta, Nabi Ya’kub alaihi salam. Sumur pun menjadi saksi bisu khianat saudara serumah.

Perpisahan duka Yusuf kecil dengan ayahnya akibat makar jahat saudaranya telah merangkai menaymbung mata rantai takdir yang berakhir dengan pertemuan penuh bahagia seluruh keluarga Nabi Ya’kub alaihi salam di puncak singgasana. Perpisahan yang awalnya di sangka buruk, rupanya membawa ke pertemuan akhir yang penuh bahagia merona.

Ketahuilah, bahwa Allah Taala yang member sesuatu yang di rasa tidak baik oleh kita, tapi yakinlah bahwa bisa jadi itu terbaik untuk kita. Di lain waktu, Allah member sesuatu yang kita rasa baik, tapi yakinlah bahwa bisa jadi itu terburuk untuk kita. Jangan terlalu membenci, jika nanti akan mencintai. Jangan terlalu mencintai, jika nanti akan membenci. Benci dan cinta sebisa dan sekedarnya saja.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Setitik Hikmah dari Sebaik-baik Kisah”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.