Sale!

Senandung Rindu untuk Ibu (Titik Temu Kematian dan Kelahiran Jiwa)

Rp55,000.00 Rp50,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message IG/FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Senandung Rindu untuk Ibu/2/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/0812345678

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BJB: 0101270221100 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Novel – Fiksi Populer

JUDUL BUKU:
Senandung Rindu untuk Ibu (Titik Temu Kematian dan Kelahiran Jiwa)

PENULIS:
Sri Patmi

EDITOR:
Helsa Alvina

PENATA LETAK & DESAIN SAMPUL:
Sellina Aprilia, Pixabay

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
170 Halaman

DIMENSI:
14 x 20 cm

ISBN:
978-623-338-091-1

E-ISBN:
978-623-338-090-4


SINOPSIS:

Buku ini persembahan terbaik dan didedikasikan khusus untuk sosok yang hangat, ibu. Nilai keluhuran berupa ketulusan dan kebaikan berbagi telah menumbuhkan sisi penghambaan sebaik-baiknya penghambaan terhadap Sang Maha Pencipta dari sebuah proses kematian. Menyentuh ruang hati untuk bergerak mencari dharma kebaikan menembus belenggu waktu dan mendobrak diri dari penjara lara.

Sosok aku masih dalam keterasingan diri pada dunia yang tidak sedang baik-baik saja. Efek trauma yang mendalam masih menyisakan luka yang terus menganga. Dibayangi rasa bersalah membuat keadaan semakin terpuruk. Hidup di antara delusi dan realitas kehidupan yang berubah drastis. Wujud materi yang ada seakan tiada, wujud materi tiada dijadikan terus ada. Hingga tak tahu arah tujuan untuk memulai langkah. Telah melangkah tetapi seakan tidak melangkah. Telah berbakti tetapi seakan tidak pernah berbakti.

Hingga sosok aku bertemu dengan cahaya benderang melalui beragam peristiwa pelik yang mendera. Sosok aku yang menunjukkan dharma bakti untuk ibu melalui proses memaknai benang merah kehidupan yang sejati. Pertaruhan hidup seorang ibu melawan penyakit menahun dan stigma masyarakat tak kan pernah menjadi sia-sia tanpa guna. Perjuangan ibu mengantarkan putri kecilnya meraih cara bertuhan yang sesungguhnya melalui proses kematian yang berulang merupakan bagian baktinya terhadap kehidupan sebelum kembali pada samudera yang luas.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Senandung Rindu untuk Ibu (Titik Temu Kematian dan Kelahiran Jiwa)”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.