Sale!

Serpihan Luka

Rp46,000.00 Rp41,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) atau IG Jejak Publisher dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Serpihan Luka/1/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/081234567

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Antologi Cerpen – Sastra, Fiksi

JUDUL BUKU:
Serpihan Luka (Sebuah Kumpulan Cerpen)

PENULIS:
Mas Sitti Sya

EDITOR:
Resa Awahita

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Meditation Art, Foto: Mas Sitti Sya

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
161 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-474-729-9

E-ISBN:
978-602-474-731-2


SINOPSIS:

Satu demi satu pelayat semakin memenuhi rumah duka. Kulihat kedua orang tua Farhan duduk diam penuh duka sambil memeluk kedua cucunya. Dua anak balita itu benar-benar telah ditinggal ibunya untuk selamanya. Farhan bangkit dari duduknya dan mengambil sesuatu di atas meja tak jauh dari tempat kami duduk.

“Bacalah, Fina.”

Farhan menyerahkan sebuah buku bercover coklat muda bergambar  setangkai mawar layu di bagian depannya padaku.

“Jangan!”

Tiba-tiba sebuah suara mengejutkanku. Seorang perempuan berkerudung hitam menghampiri kami dan duduk tepat di depanku.

“Andini?” Sapaku ketika menyadari ternyata yang di depanku ini adalah perempuan yang mengaku adik Ratih pada malam itu.

“Ya, Mbak Fina. Aku Andini.” jawabnya pelan tapi terdengar tegas.

“Kumohon, Mbak Fina tidak usah membaca diary Mbak Ratih itu.” Pintanya. Perempuan ini tampaknya tidak ingin aku mengetahui isi diary ini. Mhmm..apakah ada kaitannya dengan dirinya?

Aku mengernyitkan dahi dan memandang Farhan meminta penjelasan.

“Tidak, Andini. Fina harus membacanya. Ratih menginginkan itu.” Tegas Farhan meyakinkan.

Perempuan bernama Andini itu tidak bisa membantah. Sikap tegas Farhan telah membuat dia terdiam. Dia mengambil posisi duduk di samping Farhan.  Sepertinya dia tidak ingin aku berdekat-dekat dengan Farhan. Aku menatap lekat perempuan di depanku ini. Dia juga tampak berduka dengan kepergian Ratih. Tapi mengapa Ratih tiba-tiba meninggal? Apa yang terjadi padanya? Inikah maksud SMS Ratih beberapa hari lalu? Akankah jawabnya akan kutemukan di buku ini? tiba-tiba pikiran itu berkelebat di kepalaku. Buku diary coklat muda itu kusimpan dengan baik di dalam tasku.

***

Bagaimanakah konflik batin yang dialami Fina, Farhan? Lalu siapa perempuan cantik bernama Andini itu? Mengapa dia berusaha mencegah agar Fina tidak membaca diary Ratih? Silakan temukan dalam cerpen berjudul SERPIHAN LUKA.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Serpihan Luka”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.