Sale!

Pawoen Ringget di Ujung Sumatera

Rp60,000.00 Rp55,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) atau IG Jejak Publisher dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Pawoen Ringget di Ujung Sumatera/1/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/081234567

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Antologi Cerpen – Fiksi Remaja

JUDUL BUKU:
Pawoen Ringget di Ujung Sumatera

PENULIS:
Sitti Aminah dan Siswa XII IPA 1

EDITOR:
Aini Pien

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Kantjana Manik

DESAIN SAMPUL:
Freepik

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
248 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-474-708-4

E-ISBN:
978-602-474-709-1


SINOPSIS:

Sampai kapan pun tema cinta akan selalu menarik untuk diangkat menjadi sebuah cerpen. Ibarat masakan, cinta adalah garam atau gula yang kehadirannya sangat dibutuhkan. Tanpa cinta hidup ini terasa hambar. Karena cinta kita bisa bahagia. Karena cinta pula orang bisa merana dan kecewa. Bahkan, mengalami kehancuran.

Kalau kita perhatikan judul antologi cerpen ini, Paon Ringget di Ujung Sumatera, ada kebahagiaan yang ditawarakn di sini. Ya, memang benar. Cinta adalah lambang  kebahagiaan. Ibarat bunga, sebelum bermekaran, tentu melalui proses. Proses menanam, memupuk dan menyirami sampai akhirnya, bunga pun bermekaran. Nah, dalam proses  itu sendiri kebahagiaan sudah bisa dinikmati  tergantung bagaimana menyikapi proses itu. Dan, kalau salah menyikapinya, kebahagiaan  itu tidak akan datang. Bahkan,  layu sebelum berkembang. Semua itu tentu saja tidak luput dari takdir Tuhan.

Betapa sedih dan merananya si aku ketika  orang yang dicintainya dikabarkan mengalami kecelakaan ketika pulang kampung. Inilah takdir yang tidak bisa dihindari  sang tokoh. Hal ini digambarkan dalam cerpen Sayup Do’a Di Keheningan Malam.

Di samping itu, tema keluarga, lingkungan alam dan sosial, pendidikan, juga ada di sini.  Dari beragam tema  tadi  kita bisa menemukan  kesan yang beragam.  Ada kesan  derita, ada  bahagia,  haru, ngeri,  percaya diri, pantang menyerah, kecewa dan geram dengan tingkah para pejabat.  Dan, ada humor  yang membuat Anda  nyenger sendiri karena kenaifan sang tokoh.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Pawoen Ringget di Ujung Sumatera”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.