Muara Cinta Nanggroe

Rp61,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) atau IG Jejak Publisher dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Muara Cinta Nanggroe/1/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/081234567

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Antologi Cerpen – Fiksi Remaja

JUDUL BUKU:
Muara Cinta Nanggroe

PENULIS:
Sitti Aminah dan Siswa Kelas XII IPA 1

EDITOR:
Kantjana Manik

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Freepik

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
253 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-474-706-0

E-ISBN:
978-602-474-707-7


SINOPSIS:

Sampai kapan pun tema cinta akan selalu menarik untuk diangkat menjadi sebuah cerpen. Ibarat masakan, cinta adalah garam atau gula yang kehadirannya sangat dibutuhkan. Tanpa cinta hidup ini terasa hambar. Karena cinta kita bisa bahagia. Karena cinta pula orang bisa merana dan kecewa. Bahkan, mengalami kehancuran.

Kalau kita perhatikan judul antologi cerpen ini, Muara Cinta Nanggroe, ada kebahagiaan yang ditawarkan di sini. Ya, memang benar. Cinta adalah lambang kebahagiaan. Ibarat bunga, sebelum bermekaran, tentu melalui proses. Proses menanam, memupuk dan menyirami sampai akhirnya, bunga pun bermekaran. Nah, dalam proses itu sendiri kebahagiaan sudah bisa dinikmati tergantung bagaimana menyikapi proses itu. Dan, kalau salah menyikapinya, kebahagiaan itu tidak akan datang. Bahkan, layu sebelum berkembang. Semua itu tentu saja tidak luput dari takdir Tuhan.

Betapa sedih dan merananya si aku ketika orang yang dicintainya dikabarkan mengalami kecelakaan ketika pulang kampung. Inilah takdir yang tidak bisa dihindari sang tokoh. Hal ini digambarkan dalam cerpen Sayup Doa Di Keheningan Malam.

Di samping itu, tema keluarga, lingkungan alam dan sosial, pendidikan, juga ada di sini. Dari beragam tema tadi kita bisa menemukan kesan yang beragam. Ada kesan derita, ada bahagia, haru, ngeri, percaya diri, pantang menyerah, kecewa dan geram dengan tingkah para pejabat. Dan, ada humor yang membuat Anda nyengir sendiri karena kenaifan sang tokoh.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Muara Cinta Nanggroe”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.