Sale!

Kimcilisasi and Young Zaman Now

Rp49,000.00 Rp44,000.00

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 085771233027

atau pesan melalui message FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Kimcilisasi and Young Zaman Now/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/081234567

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Non Fiksi – Remaja

JUDUL BUKU:
Kimcilisasi and Young Zaman Now

PENULIS:
Arya Hudaraja

EDITOR:
Qonita Jaya

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Mohammad Ibn Abdul Wahid

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher)

JUMLAH HALAMAN:
179 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-474-028-3

ISBN ELEKTRONIK:
978-602-474-029-0

SINOPSIS:

Kata ‘Kimcil’ memang agak asing di telinga kita. Namun, fakta sudah membuktikan, bahwa kimcil sudah terlalu berserakan dalam lingkungan kita. Apa yang anda pikirkan ketika melihat perempuan berjalan telanjang di pinggir jalan? Orang gila kah, orang hina kah? Di zaman ini, banyak sekali orang semi telanjang di pinggir-pinggir jalan. Berpakaian minimalis, ketat, transparan, dan model-model pakaian lainnya yang pada hakikatnya belum bisa disebut pakaian.Itulah sedikit contoh fenomena kimcil. Bagaimana hal ini bisa terjadi? Apa dampaknya terhadap islam?

Muncullah kimcil sholihah. Perempuan “islam” yang belum benar-benar menerapkan islam dalam kehidupannya. Benar mereka berkerudung, tapi hanya sebatas formalitas semata. KTP mereka benar bertuliskan Islam, tapi kerjaannya gatel suka godain laki-laki.

Buku ini juga mengulas bagaimana realita kehidupan sekolah pemuda zaman sekarang. Sekolah yang hanya menjadi pekerjaan “daripada nggak ada kerjaan”, niatnya hanya cari uang saku, pacaran, dan ketemu geng agar tidak bosan di rumah. Percaya atau tidak, seperti itulah realitanya.

Bukannya rajin belajar, malah rajin chat-chat-an, browsing, dan bermain smartphone nonton konten-konten nggak jelas. Cari jawaban di Internet, belajar agama lewat artikel sembarangan di internet tanpa guru asli, hingga nonton video porno yang merusak. Penulis menyisipkan data yang mengatakan bahwa 97% remaja di 12 kota besar Indonesia telah berani nonton konten ini. Kurang rusak bagaimana lagi pemuda penerus bangsa ini?

Semua permasalahan remaja sebenarnya sudah ada solusinya. Maka, hanya islam yang bisa membatasi kehidupan remaja. Islam mampu mengolah pemuda menjadi ksatria yang mampu membawa negeri ini lebih baik di kemudian hari. Namun, penerapan islam dalam kehidupan remaja bukan masalah mudah. Ini butuh kolaborasi jihad yang sangat padu dari semua subjek bangsa ini.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Kimcilisasi and Young Zaman Now”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.