Kala Debu Bersyahadat

Rp63,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message IG/FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Kala Debu Bersyahadat/2/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/0812345678

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau BJB: 0101270221100 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Novel – Roman, Religi, Motivasi

JUDUL BUKU:
Kala Debu Bersyahadat

PENULIS:
Hans Hujan

EDITOR:
Honey Kim

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Glory Deo Priambada

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
231 Halaman

DIMENSI:
14 x 20 cm

ISBN:
978-623-247-259-4

E-ISBN:
978-623-247-258-7


SINOPSIS:

“Aku bisa mencintaimu,

tapi tidak untuk mengimamimu. Kiblat kita berbeda.”

 

Aku teringat. Di mana saat itu aku ingin sekali dia ada di sampingku. Memeluk dan menenangkanku. Mengusap hatiku yang gundah dengan kata-kata lembutnya. Di mana saat itu aku rapuh. Butuh bahu untuk sekadar bersandar dan berbagi keluh. Memainkan manja dengan segenap keluguan yang dibuat mesra. Hingga merasa aman di dalam pelukan nyaman. Tapi itu hanya angan-anganku yang semakin tidak tahu diri. Melamunkan suatu dosa yang menggenang di ruang diam.

  ***

               Kisah persahabatan tiga wanita (Ayda, Fiona, dan Naomi) yang memiliki karakter sifat dan keyakinan agama berbeda, berikhtiar mencari Tuhan. Manusia hanya hidup ke depan, melihat jauh apa yang sudah ditargetkan. Jarak terjauh pun akan sanggup dilewati jika melangkah bersama sahabat. Bertahan, menahan, melawan! Suka-duka telah kami ramu menjadi sebuah pecutan. Rindu sudah terbayar, dan kejujuran pada hati adalah yang membayarnya. Tidak ada yang merasa ‘lebih’ atau merasa ‘paling’ dalam persahabatan ini. Sepenggal ceritaku bersama sahabatku, bersama orang-orang yang kami sayangi. Kami yang masih terus berusaha hijrah menemukan aqidah, menjemput hidayah, dan mengubah diri jadi kaffah.

Semoga novel ini bisa menginspirasi! Kita memang belum pasti bisa menjadi sesuci seperti apa yang kita mau, tapi kita bisa menjadi sesuci dari apa yang kita upayakan. Seperti cinta, tak cukup diucapkan tapi dibuktikan. Begitupun syahadat.

 

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Kala Debu Bersyahadat”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.