Impossible?

Rp58,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 085771233027

atau pesan melalui message FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Impossible?/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/081234567

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Category: Tags: ,

Description

KATEGORI BUKU:
Novel – Real Fiction

JUDUL BUKU:
Impossible?

PENULIS:
Firdaus R. An-Nisa’

EDITOR:
Hany Wijayanti

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Andi Tri Saputra

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher)

JUMLAH HALAMAN:
201 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-5675-38-6

ISBN ELEKTRONIK:
978-602-5769-14-6

SINOPSIS:

Setelah sholat Ashar, aku langsung memesan taksi online dan menuju Petronas Twinn Tower KLCC yang menjadi icon Kuala Lumpur. Hanya perlu kurang dari setengah jam waktu yang kutempuh dari Sandpiper Hotel menuju Menara Kembar ini. Aku segera memberi tahu Yareed di mana aku menunggunya. Penantian tak begitu terasa dengan melihat keindahan Malaysia. Lalu lalang orang Melayu ini membuatku takjub dan merasa bahagia. Pertemuan cintaku ini bukan pertemuan biasa. Aku tak merasa tersiksa dan sangat menantinya.

Kurang lebih setengah jam menunggu, seorang pria memakai Salwar Kameez berwarna putih dengan rompi abu-abu berdiri di hadapanku. Dia memandangku seperti sudah mengenalku. Wajahnya memang tak asing. Dengan berewok yang hampir tiap hari kulihat, aku sangat mengenalnya. Ya, inilah Yareed Tareeq. Laki-laki yang kuanggap tidak mungkin sekarang menjadi kemungkinan yang nyata dan sekarang sedang berdiri di hadapanku. Aku segera berdiri dari duduk resahku dan menyapanya.

“Assalam aleykum ‘aziziy…”

“Alaikum assalam.”

“You are possible.” Kataku tanpa harus menjelaskan maksudnya. Dia pasti mengerti karena sudah membaca bukuku.

“I’m not impossible for you.” Aku tersipu malu saat dia mengatakannya. Aku ingin memandang wajahnya namun aku tak kuasa. Rasa yang sedang bercampur tak sanggup kuhadang. Aku takut ini salah, namun aku tetap menginginkannya atas kesucian. Rasa benci dan cinta bercampur aduk menjadi kabut yang menyelimuti hati.

“Bagaimana bisa kamu menemukanku?”

“Cukup mudah menemukan wanita yang namanya sudah tertulis dalam lubuk hatiku.”

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Impossible?”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.