Hikmah di Balik Peristiwa

Rp39,500.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message IG/FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Hikmah di Balik Peristiwa/2/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/0812345678

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Antologi Cerpen

JUDUL BUKU:
Hikmah di Balik Peristiwa

PENULIS:
Rokim

EDITOR:
Resa Awahita

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Cdd20

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
120 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-474-964-4

E-ISBN:
978-602-474-965-1


SINOPSIS:

“Aku merasa diperlakukan tidak adil. Sampai akhirnya bertemu dengan seseorang yang seolah menawarkan segenggam kasih sayang. Saat itu di pikirku hanya satu bahwa ternyata masih ada orang yang menyayangi aku.”

(Cuma Dia Yang Sayang Aku)

 

Mbok, tadi Lehar ketemu sama orang berpakaian serba putih. Dia orang yang sangat baik. Dia mengajak Lehar pulang.”

Mbok Kasni merasakan dadanya begitu sesak. Tangannya tak henti mengelus kepala Lehar. Sesekali ia mendaratkan ciuman sayangnya ke pipi kurus putranya. Ia merasakan sebuah firasat bahwa sudah hampir tiba saatnya ia akan berpisah dari salah satu buah hatinya.

(Berpulangnya Sang Pahlawan)

 

Dia berlari dan terus berlari laksana Spiderman yang sedang mengudara. Dia memburu para penjahat tanpa kenal lelah. Sampai akhirnya, saat topeng di buka, ia tersadar bahwa ia sudah berada jauh dari rumahnya.

(Spiderman Tersesat)

 

Jantung Pak Roy serasa berdegup lebih kencang saat mendengar penuturan buah hatinya itu. Hari ini putrinya rela tidak jajan di sekolah hanya untuk membeli bingkisan ulang tahunnya. Tetapi balasan yang dia terima justru hardikan keras di saat dia sedang bersedih dan kecewa.

(Emosional di Milad 47)

 

Frisca mulai melantunkan lagu merdunya, lembut dan penuh kasih. Belum satu bait tembang itu disenandungkan, seketika ia terpaksa menghentikannya. Wajah Risti berubah menjadi memerah laksana menahan rasa amarah yang besar. Tangannya dikepalkan, badannya seolah berguncang.

(Saat Kidung Tak Lagi Terdengar Mardu)

 

“Kalau kuingat-ingat, ternyata cita-citamu itu tidak jauh-jauh, Yud. Cuma dari sate, ke sate. Hanya saja kisah untuk sampai ke cita-cita itu yang memerlukan perjalanan yang teramat panjang dan penuh tantangan. Mungkin kalau kita tulis bisa menghasilkan 100 halaman folio.”, Roni coba mengingat masa lalu mereka.

(Dari Sate ke Sate)

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Hikmah di Balik Peristiwa”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.