Dalam Pelukan Luka

Rp68,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 081774845134

atau pesan melalui message IG/FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Dalam Pelukan Luka/2/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/0812345678

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Antologi Prosa – Fiksi

JUDUL BUKU:
Dalam Pelukan Luka

PENULIS:
Nay

EDITOR:
Resa Awahita

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
S. Hermann & F. Richter

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher), anggota IKAPI

JUMLAH HALAMAN:
185 halaman

DIMENSI:
14 cm x 20 cm

ISBN:
978-602-474-884-5

E-ISBN:
978-602-474-885-2


SINOPSIS:

Mencintai dan dicintai sejatinya adalah fitrah manusia yang tidak pernah bisa datang ataupun hilang begitu saja. cinta bisa datang dan pergi sesuai dengan kehendak-Nya.  Mencintai dan dicintai ibarat sebuah bunga yang bermekaran di musim semi Seperti halnya bunga, saat musim semi ia mekar dengan indahnya dan pada musim gugur, ia jatuh ke tanah untuk kemudian layu dan mengering.

Keberanian untuk mencintai selalunya diiringi dengan keberanian untuk kehilangan, dan buku ini menceritakan tentang kehilangan demi kehilangan yang menjadi fitrah kehidupan, inilah hidup, bahwa semua bukan milik kita, semua akan diambil pada saatnya, semuanya  hanya tinggal masalah waktu.

Lalu saat kita kehilangan apa yang kita cintai, pantaskah kita marah kepada-Nya? Bolehkah kita kecewa pada-Nya?

Maka mencintai dan dicintailah karena-Nya. Agar saat takdir harus menghilangkan seseorang yang kita cintai, kita akan melepaskan karena-Nya.

Perihal melepaskan memang tidak pernah mudah. Aku tahu rasanya sulit, aku tahu rasanya berpura-pura bahagia saat hatimu terluka, aku tahu pasti hatimu merasakan sakit yang teramat. Bagaimanapun, tidak ada kehilangan yang baik-baik saja, karena kehilangan adalah luka, dan obat terbaik dari luka itu adalah dirimu sendiri. Sulit memang, tapi kamu harus bisa kembali bangkit, tersenyum, dan menerima ketetapan-Nya dengan cara yang terbaik.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Dalam Pelukan Luka”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.