Beku Menelan Rindu

Rp36,000.00

 

CARA PEMESANAN:

Whatsapp atau SMS ke 085771233027

atau pesan melalui message FB Jejak Publisher (https://www.facebook.com/JejakOfficial) dengan format pemesanan:

Judul Buku/Jumlah Buku/Nama Pemesan/Alamat Lengkap/No HP/

Contoh: Beku Menelan Rindu/2/Budi Hartono/Jln Jenderal Sudirman No 4, Sukabumi 43355/081234567

Setelah mendapat balasan konfirmasi, silahkan transfer harga buku + ongkos kirim sesuai alamat yang telah dituju ke rekening

Bank Mandiri: 132-00-1162500-2   a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BRI:  4099-01-022688-53-0 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BCA: 352-052-763-9 a.n. Yoga Permana Wijaya

atau Bank BNI: 058-396-222-5 a.n. Yoga Permana Wijaya

Lalu kirimkan bukti tanda transfernya melalui balasan pesan/whatsappnya.

Description

KATEGORI BUKU:
Antologi Puisi

JUDUL BUKU:
Beku Menelan Rindu

PENULIS:
VICKY.ASD

EDITOR:
Resa Awahita

PENYUNTING DAN PENATA LETAK:
Tim CV Jejak

DESAIN SAMPUL:
Freepik

PENERBIT:
CV Jejak (Jejak Publisher)

JUMLAH HALAMAN:
131 Halaman

DIMENSI:
14 x 20 cm

ISBN:
978-602-474-351-2

E-ISBN:
978-602-474-352-9


SINOPSIS:

Aku hanya rindu, karena itu aku jadi sedikit gila, Raesha. Berada di kota yang berbeda, menjadikanku pula tak ingin melakukan apa-apa  (perihal cinta), selain menjaga untukmu lembar-lembar rasa sabar, untuk bertemu. Dan, tunggu dulu!… eh salah sinopsis! Maaf… maaf… oke serius!

Beku Menelan Rindu diambil dari puisi pertama saya. Dan ini adalah pujian untuk diri saya sendiri bahwasanya buku ini memang bagus. Ya minimal untuk membuat dompet kalian terkuras.
Tapi tak sepenuhnya seperti itu, buku ini menceritakan tentang segala permasalahan hati : jatuh cinta, patah hati, penantian, pengkhianatan, kepercayaan, keamanan, eh kurasa itu enggak. Yang dikemas dalam bentuk puisi. Memang ini sedikit agak gila, tapi kalian tidak bisa menilai tanpa membaca terlebih dahulu. Saran saya, beli, bayar, baca dan komentar bagus saja.

Hujan tiap hati bukanlah air mata, sebab pernahkah hati berdusta?..” atau yang ini
Aku dan kau hanyalah kata igau….” atau lagi
Cinta diam-diammu tak kupahami sebelumnya. Telah menjerit dalam luka yang liku….” atau
Padahal sendiri ini, cukup membuat suci, tubuh dari sebuah janji yang selalu ingin tak ditepati…” atau juga
Karena angin jauh lebih mengerti, mengapa Dandelion rela menanti...” atau atau kalian beli saja dan baca sendiri.

Facebook Comments

Reviews

There are no reviews yet.

Be the first to review “Beku Menelan Rindu”

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.