Hai Penjejak yang baik dan budiman!

Tibalah pada saat yang dinanti-nantikan. Pengumuman lomba cipta novel nasional Jejak Publisher 2018. Setelah proses penjurian yang ketat selama 1 bulan, akhirnya muncul 3 nama sebagai yang beruntung menjadi juara.

Lomba yang berlangsung dari tanggal 24 April s.d. 22 Juli 2018 ini diikuti oleh 33 orang peserta dengan naskah novel yang luar biasa!

Namun dengan berat hati, karena ini merupakan sebuah kompetisi, kami mesti memutuskan 3 orang juara saja. Keseluruhan naskah peserta kami review dan lakukan penjurian, meliputi:

  1. Kesesuaian Judul dengan Tema dan Isi
  2. Jalan cerita, Klimaks, dan Antiklimaks
  3. Kedalaman Pesan
  4. Orisinalitas
  5. Penokohan
  6. Diksi

Untuk yang namanya belum masuk ke dalam 3 besar di bawah ini, bukan berarti novelnya tidak baik, hanya saja belum beruntung untuk kami terbitkan secara gratis dan mendapatkan hadiah. Semua peserta lomba cipta novel ini tetap bisa menerbitkan novelnya dengan paket gold dan mendapat potongan harga sebesar Rp. 120.000,-  (Menggunakan voucher peserta novel.

Selain itu, untuk seluruh peserta, dapat mengunduh e-sertifikat di Album Foto FB Jejak Publisher ini:  https://www.facebook.com/pg/JejakOfficial/photos

Baiklah, jadi siapakah mereka yang luar biasa beruntung menjadi juara itu?

Ucapan selamat kami haturkan kepada para Pejuang Jejak yang terpilih.

No Tanggal Diterima Nama Judul Naskah 1 2 3 4 5 6 SKOR
1 19/06/2018 Yuditeha Imaji Biru 82 85 84 84 85 86 506
2 22/07/2018 Nurina Maretha Rianti Eternal Memories 85 84 85 82 83 86 505
3 22/07/2018 Nuri Novya Teman Hidup 84 83 83 83 84 85 502

 

Penasaran kan dengan novelnya?

Berikut kami lampirkan profil dari para juara novel tersebut.

Juara 1: Yuditeha – Imaji Biru

Penulis puisi dan cerita. Aktif di Sastra Alit Surakarta dan Pendiri Kamar Kata Karanganyar.  Novel pertamanya  Komodo Inside (Penerbit Grasindo, 2014). Kumcernya Balada Bidadari (Penerbit Buku Kompas, 2016). Buku puisinya Hujan Menembus Kaca (Penerbit Kekata, 2017). Buku Puisi Air Mata Mata Hati (Penerbit Kekata, 2017). Kumcer Kematian Seekor Anjing pun Tak Ada yang Sebiadab Kematiannya (Penerbit Basabasi, 2017). Kumcer Kotak Kecil untuk Shi (Stiletto, 2017). Kumcer Cara Jitu Menjadi Munafik (Stiletto, 2018). Menjadi Pemenang Ketiga Lomba Cerpen Eksperimental Basabasi, 2018, dengan judul Cerpen: Cara Gila Penulis Masuk Surga.

 

Juara 2: Nurina Maretha Rianti – Eternal Memories

Ina Irianto adalah nama pena, lahir di Jakarta, 10 Maret 1995. Baru selesai berjuang dengan tingkat akhir di Sains dan Teknologi Farmasi ITB. Menulis fiksi sejak SMP dan menulis cerpen untuk majalah sejak SMA. Saat kuliah, beralih haluan menulis non-fiksi berupa berita dan opini di Boulevard ITB. Sempat menjadi Pimpinan Umum Boulevard ITB periode 2015-2016. Setelah tidak aktif di Boulevard, kembali menulis fiksi dan berjuang untuk lulus. Saat ini bekerja di salah satu supplier bahan baku farmasi dan masih berusaha untuk aktif menulis.

Buku pertamanya berjudul Langkah, berisi antologi cerpen dan prosa yang dirangkai menjadi suatu jalan cerita dengan cerita-cerita di dalamnya yang tidak saling terkait, terutama mengenai perjuangan selama di ITB. Langkah sudah diterbitkan sebulan setelah Ina wisuda dari kampus ITB.

Ina sangat suka berdiskusi untuk memperkaya perspektif, suka dengan berbagai genre buku dari yang klasik sampai kekinian. Jadi, silakan kirim kritik dan saran untuk karya-karyanya atau mungkin rekomendasi buku ke nurinamr@gmail.com.

 

Juara 3: Nuri Novya – Teman Hidup

Nuri Novya, Wanita beruntung kelahiran 17 November 1994. Lulusan dari perguruan Tinggi swasta di kota Banjarmasin sebagai Accounting. Sekarang dia bekerja menjadi staff keuangan di salah satu perusahaan kontraktor di kota kelahirannya, hobbynya menulis sudah disadarinya semenjak dia dudu k di bangku SMP, Tahun 2007 dia pernah ikut Lomba mengarang tingkat sekolah dan keberuntungan ada di pihaknya, dia bisa memenangkan lomba dan membuat dirinya bercita-cita ingin menjadi seorang penulis. “Kedua Kali” adalah karya pertama yang dia publikasikan, cerita yang diangkat dari kisah nyata percintaannya sendiri. Dia menyelesaikan tulisannya dalam kurun waktu kurang lebih satu tahun 2017 – 2018. Selain itu gadis berparas manis ini juga bercita-cita menjadi seorang inspirator, pengalaman hidup yang telah dialaminya, kejadian-kejadian yang telah di hadapinya serta hikmah yang telah dia dapatkan setelahnya. Itulah yang membuatnya ingin berbagi agar orang disekitarnya dapat terbantu. Jika ingin mengenalnya lewat media sosial, bisa follow instagramnya @nurinovya dan kunjungi akun FB nya Via Rahma Adi.

 


Bagaimana, para Penjejak? Penasaran kan dengan novel-novelnya mereka? Hehe

Nantikan tanggal terbit novel luar biasa tersebut yah…

Cooming Soon.. 🙂

 

Facebook Comments