TANGAN

pasalnya ada mata yang melihat tangan

dibawa dari sisi kelokan menuju jembatan.

Beragam ihwal dari tangan kanan menuju tangan kiri

Menyeruak dengan tukang kibul.

Tapi mata tak menukik belaka

Karena ia termasuk dalam panca indra

Yang akan jadi saksi nyata

Diakhirat Baqa


 

PERUT

Sekonyong-konyongnya menulis tinta dengan mulut berbusa

 

Dari mana terjelma atas busa busuk meraja lela?

Kupikir ia dari kecamuk badai di perut jahanam

Bertulis ” kenyang “ namun masih garang dengan kekuasaan

Mengais-ngais dengan kibulan manis di atas Karawang

Perih memang namun tak elak buatnya tuk bernada

 

Kau pikir siapa yang merambati neraka?

Aku yang hanya menata namun kau yang kecewa.

Apa budimu pada nyawamu?

Baru rasa tahu busuk kaukan mereka lagi

Dari buaian dan kibulan belaka

Yang bernuansa celaka.


 

TELINGA

Kau tak bisa bergidik atas apa yang telinga buat

Tak kan kubiarkan kau mereka dengan kecaman sengit

Aku yang hanya menata kau yang kecewa.

Peduli apa kau pada nyali telinga?

Yang nantinya bersuara di alam Baqa.

Sudah kumanikkan pada raja Yudhistira

Agar kau tak usah bertakhta

Hingga gersang berhembus di nyawamu yang cuat tak bernada

Masih saja kau mengajak bibir untuk mengulum nyata

Telinga kau tak berharta.

Itu yang kau bangga darinya?

Haah.. sungguh keji derap hidupmu

Hidupmu keji dari derap maumu


 

SETANGKAI DO’A

Yang kupintal dari fana dunia

Dengan sendu harap hampa

Aku bersimpuh dari nyata

Bersujud di atas hina

Mengharap ridha  yang kuasa.


 

KATA TUNAK

Karena aku terpejam di antara nyawa

Maka aku akan bernyawa tak terpejam

 

Hingga di mana aku menyangga dengan bait rasa?

Rasa sirna di antara nyawa dan tiada

Yang dikirim dari catatan nasib di akhirat sana.

 

Awas.. dia bertamu dengan tidak bersajak

Namun dia akhiri dengan kata tunak


Assalamu’alaikum wr wb
Penulis bernama Shollina. Lahir di Pringgabaya, Lombok Timur NTB pada tanggal 24 Maret 1998. Sedang menempuh pendidikan di Universitas Hamzanwadi Selong dengan jurusan S1 Pendidikan Ekonomi. Bisa bertegur sapa melalui sosmed FB Sholli Wasallim.
Wassalamu’alaikum wr wb

 

 

 

Facebook Comments